Berita  

Pengamat: Pidato Megawati di Raquelnas V sinyal PDIP jadi oposisi

Pengamat: Pidato Megawati di Raquelnas V sinyal PDIP jadi oposisi
Pengamat: Pidato Megawati di Raquelnas V sinyal PDIP jadi oposisi

giresunprefabrikyapi.com – Pengamat Politik dan Direktur Eksekutif Indonesian Political Review, Ujang Komarudin, menilai pidato politik Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri pada Konferensi Kerja Nasional (Rakernas) V PDI Perjuangan,
Senin (27/5/2024) menunjukkan keinginan partai untuk mengambil posisi di luar pemerintahan.

Megawati mengatakan dalam sambutannya bahwa partainya tidak akan membentuk koalisi dengan pemerintah yang akan datang. PDI-P akan membentuk pemerintahan koalisinya sendiri untuk mengawasi Kabinet yang akan dibentuk pada 2024-10.

Jadi narasi sambutannya sangat jelas, dan sangat terlihat bahwa arah PDI perjuangan cenderung ke arah oposisi,” kata Ujang dalam keterangannya, mengutip Senin (27/5/2024).

Meski demikian, menurutnya, posisi PDIP sebagai partai oposisi akan memberikan kontribusi positif bagi sistem demokrasi Indonesia. Partai politik yang berada di luar pemerintahan harus mengawasi jalannya pemerintahan.

“Ini penting untuk masa depan demokrasi, dan ada hal-hal di dalam dan di luar pemerintahan agar terjadi checks and balances,” kata Ujang.

Ujang juga menilai posisi PDI perjuangan di tingkat nasional tidak berpengaruh langsung terhadap situasi politik di banyak daerah, khususnya dalam penyelenggaraan pilkada tahun 2024.

Namun dia mengatakan PDIP tidak mungkin membentuk koalisi dengan partai-partai politik yang tergabung dalam Persatuan Indonesia Maju (KIM) di wilayah-wilayah strategis seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, Jakarta, Banten, dan Sumatera Utara.,
Dan Sumatera Selatan.

“Di bidang-bidang strategis ini, Persatuan Indonesia maju tidak akan bersekutu dengan PDI Perjuangan, tetapi di bidang-bidang lain dimungkinkan,” tambahnya.

Sebelumnya, Megawati menekankan bahwa PDIP merupakan Web Totopedia partai politik yang peduli terhadap kontrol dan keseimbangan. Namun, Megawati belum memutuskan apakah dia berada di luar atau di dalam pemerintahan
Prabowo-Gibran dalam 5 tahun ke depan.

“Jadi bagaimana dengan sikap PDIP terhadap pemerintahan masa depan? Tentu saja, itu harus diperhatikan dengan cermat. Partai harus mendengarkan setiap suara akar rumput dari teriakan samar,
Dan terus memperjuangkan institusi demokrasi yang sehat merupakan bagian dari skala prioritas Rakernas V,” kata Megawati

Exit mobile version